BITUNG, SULAWESI UTARA — Pembangunan infrastruktur strategis nasional berupa Jalan Tol Manado – Bitung terus bergerak maju, dan pemerintah memastikan hak serta kenyamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Hal ini dibuktikan dengan secara resmi dimulainya pekerjaan pembangunan akses jalan penghubung masyarakat yang terdampak langsung oleh proyek tol tersebut, yang ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama dan pemasangan patok batas pekerjaan di Kelurahan Pateten 3, Kota Bitung, pada Jumat (29/5/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh jajaran pejabat tinggi daerah maupun kota, menandakan keseriusan pemerintah dalam menyeimbangkan kemajuan pembangunan besar dengan kebutuhan warga setempat. Turut hadir dalam pendampingan, Camat Maesa, Ibu Fatmawaty Soleman, SSTP, didampingi Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasie Trantib), Ibu Ludy Sendy Lomban, SE, serta Lurah Pateten 3, Ibu Yulianty Maaruf New, S.Sos. Bersama mereka, hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bitung, Bapak John Michael T. Sondakh, S.Sos, MAP, yang mewakili Pemerintah Kota Bitung dalam memantau pelaksanaan di lapangan.
Dalam kesempatan penting tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si, hadir secara khusus untuk menyampaikan sambutan resmi mewakili Gubernur Sulawesi Utara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung adalah aset kebanggaan nasional yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi wilayah timur Indonesia, namun kesejahteraan dan aksesibilitas masyarakat yang terdampak harus dipastikan terjaga dan semakin membaik.
“Pembangunan akses jalan ini adalah bentuk tanggung jawab bersama. Kami memastikan bahwa pembangunan jalan tol yang menjadi proyek prioritas nasional ini tidak memutus akses warga, melainkan membuka akses baru yang lebih baik, lebih lancar, dan mendukung aktivitas ekonomi warga Kelurahan Pateten 3 dan sekitarnya,” ujar Bapak Jemmy Ringkuangan saat memimpin langsung prosesi pemasangan patok batas wilayah pekerjaan.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana mitigasi dan penanganan dampak lingkungan serta sosial yang telah disusun matang sejak awal perencanaan proyek. Dengan dibangunnya kembali akses jalan masyarakat, diharapkan mobilitas warga tetap terjaga, sementara pembangunan jalan tol sebagai tulang punggung transportasi baru di Sulawesi Utara dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus memantau progres pekerjaan ini agar selesai tepat waktu, berkwalitas tinggi, dan memberikan manfaat ganda: mendukung kelancaran proyek strategis nasional sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur dasar bagi masyarakat lokal.
Perkembangan selanjutnya terkait progres pembangunan akses jalan ini akan terus diinformasikan kepada publik sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pembangunan nasional di daerah.
Firman Moputi

Social Header