Breaking News

https://youtu.be/baf3VlHdXto?si=XGJvc-8JiC3mj-OS

JALAN UTAMA LONGSOR TOTAL, KETUA LSM DESAK BPJN SEGERA BUKA JALAN PENGGANTI YANG SUDAH DISERAHKAN PERUSAHAAN

 
SULUT, 28 Mei 2026 – Kondisi jalan utama yang menghubungkan wilayah Kecamatan Likupang Timur dengan pusat pemerintahan dan kawasan sekitarnya kini lumpuh total setelah mengalami longsor besar. Jalan tersebut sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki, sehingga melumpuhkan akses mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, serta layanan publik.
 
Merespons situasi kritis ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Waraney PuserIntanah, Stenly Sigar S.Fils, mengeluarkan pernyataan tegas dan mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk segera mengambil langkah nyata.
 
“Jalan yang longsor sudah tidak bisa dilewati sama sekali. Kami mendesak BPJN untuk sesegera mungkin membuka jalan baru yang sebelumnya sudah diserahkan oleh pihak perusahaan kepada pemerintah daerah. Langkah ini mutlak diperlukan demi keselamatan nyawa dan keamanan masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses jalan tersebut,” tegas Stenly Sigar di lokasi kejadian, Kamis (28/5).
 
Menurut Stenly, penyerahan jalan pengganti dari pihak perusahaan kepada pemerintah telah dilakukan secara resmi, namun hingga saat ini jalan tersebut belum difungsikan secara maksimal maupun dibuka untuk umum. Ia menegaskan, keterlambatan pengaktifan jalan baru ini semakin memberatkan warga dan menimbulkan risiko bahaya yang lebih besar jika dibiarkan berlarut-larut.
 
“Masyarakat sangat terbebani. Akses terputus berarti pasokan barang kebutuhan dasar terhambat, layanan kesehatan sulit dijangkau, dan aktivitas ekonomi warga terhenti. Jalan pengganti itu sudah ada dan sudah menjadi aset pemerintah, jadi tidak ada alasan untuk menunda pembukaannya demi keselamatan bersama,” tambahnya.
 
LSM Waraney PuserIntanah juga meminta pihak berwenang untuk segera melakukan pengecekan teknis dan memastikan jalan pengganti tersebut layak digunakan, sekaligus menindaklanjuti perbaikan pada jalur utama yang longsor agar tidak menimbulkan masalah berulang di masa depan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPJN terkait desakan tersebut. (Red)
© Copyright 2022 - GARDA BHAYANGKARA