Breaking News

https://youtu.be/baf3VlHdXto?si=XGJvc-8JiC3mj-OS

Farhan SKL Matuari–Madidir Diduga Kebal Hukum! Jika Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung Tak Berani Bertindak, Publik Minta Evaluasi dan Mabes Polri Turun Tangan

BITUNG — 18 Mei 2026 -  Dugaan praktik mafia BBM ilegal di Kota Bitung kembali menjadi sorotan panas publik. Nama Farhan dan PT Sri Karya Lintasindo (SKL) Gudang di wilayah  Matuari di kendalikan inisial JW dan gudang di  Madidir dikendalikan oleh inisial ADi yang terus disebut masyarakat terkait aktivitas gudang dan distribusi solar yang diduga berjalan tanpa rasa takut terhadap hukum.

Kemarahan warga kini memuncak. Publik mempertanyakan keberanian dan keseriusan Polres Bitung dalam menindak dugaan aktivitas ilegal yang selama ini disebut-sebut terang-terangan beroperasi.
“Kalau Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung tidak mampu menyentuh gudang milik Farhan SKL, lebih baik mundur dari jabatan. Jangan biarkan rakyat menilai polisi kalah melawan mafia BBM,” tegas salah satu tokoh masyarakat Bitung.

Masyarakat menilai aparat penegak hukum jangan hanya diam melihat dugaan praktik penimbunan dan distribusi BBM subsidi yang merugikan negara dan rakyat kecil. Dugaan adanya jaringan kuat di belakang bisnis tersebut juga menjadi pembicaraan liar di tengah masyarakat.
Warga menegaskan, jika Polres Bitung tidak mampu bertindak tegas, maka Mabes Polri dan Bareskrim harus segera turun langsung mengambil alih penyelidikan. Publik meminta pengusutan menyeluruh terhadap aktivitas gudang di Matuari dan Madidir, termasuk memeriksa legalitas distribusi, dokumen DO, faktur BBM, hingga dugaan permainan solar subsidi.

“Jangan sampai hukum terlihat tumpul terhadap pemain besar. Kalau rakyat kecil cepat ditindak, maka dugaan mafia BBM juga harus diproses tanpa pandang bulu,” ujar warga lainnya.
Desakan masyarakat kini semakin keras agar aparat penegak hukum membuktikan bahwa institusi kepolisian masih berdiri di atas kepentingan hukum dan keadilan, bukan tunduk terhadap kekuatan mafia BBM yang diduga selama ini bebas bergerak di Kota Bitung.

(Red/Uber)
© Copyright 2022 - GARDA BHAYANGKARA