Jakarta / Halmahera Utara, 16 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara kembali menorehkan langkah strategis di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Piet Hein Babua, Halmahera Utara resmi mengantongi Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Penyerahan dokumen IPSKA dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI, Tommy Andana, kepada Bupati Halmahera Utara di Jakarta, 15 April 2026. Momentum ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Direktur Fasilitas Ekspor dan Impor Bayu Nugroho, Ketua Tim Ketentuan Asal Barang dan Dokumen Keterangan Asal Agung Wicaksono Sochirin, serta jajaran Pemda Halut.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Halmahera Utara, karena dengan mengantongi IPSKA, daerah ini kini memiliki kewenangan strategis dalam menerbitkan Surat Keterangan Asal Barang secara mandiri—sebuah instrumen vital dalam perdagangan internasional.
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menegaskan bahwa capaian ini merupakan sinyal kuat kebangkitan ekonomi daerah sekaligus pintu masuk menuju ekspor mandiri.
“Ini langkah besar bagi Halmahera Utara. Dengan IPSKA, kita kirim pesan kuat bahwa daerah ini siap menjadi pintu ekspor baru yang terbuka dan kompetitif,” tegas Bupati.
IPSKA memiliki peran krusial dalam memverifikasi asal barang ekspor, sekaligus memberikan keuntungan berupa keringanan tarif bea masuk di negara tujuan. Dengan demikian, produk-produk asal Halmahera Utara akan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar global.
Menurut Bupati, keberhasilan ini bukan sekadar capaian administratif, melainkan momentum strategis yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Ini adalah era baru. Halmahera Utara kini siap ekspor sendiri. Ini kemajuan nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, IPSKA juga menjadi kunci dalam mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal, sekaligus membuka akses lebih luas ke rantai pasar global.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halmahera Utara, Nyoter Koenoe, menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal optimistis IPSKA dapat diraih sebagai bagian dari strategi besar penguatan ekonomi daerah.
Sementara itu, Agung Wicaksono Sochirin menilai kesiapan Halmahera Utara telah terlihat sejak beberapa bulan terakhir, setelah dilakukan peninjauan langsung terhadap potensi dan kesiapan daerah.
Dengan hadirnya IPSKA, Halmahera Utara kini berdiri di garis depan sebagai daerah yang siap bersaing di kancah perdagangan internasional, sekaligus membuka peluang besar dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Momentum ini menjadi bukti bahwa transformasi ekonomi daerah bukan sekadar wacana, melainkan telah bergerak nyata menuju panggung global.
(Noval)

Social Header