Bitung — Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menyampaikan pesan tegas kepada seluruh masyarakat dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah: jangan biarkan perpecahan dan ego sektoral merusak persatuan yang telah terbangun.
Dalam suasana penuh makna, Hengky Honandar bersama keluarga besar Honandar – Sondak menegaskan bahwa Idul Fitri harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan, tetapi sebagai titik balik untuk memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat solidaritas.
“Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Ini adalah momentum untuk kembali fitrah dan memperbaiki diri,” tegas Honandar.
Ia menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, melainkan harus menjadi kekuatan dalam membangun Kota Bitung yang lebih solid.
“Jangan ada lagi sekat-sekat di tengah masyarakat. Kita harus bersatu, saling peduli, dan menjaga keharmonisan,” ujarnya dengan nada tegas.
Honandar juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Idul Fitri harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti saling menghormati, membantu sesama, serta menjaga toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum Idul Fitri, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa kekuatan utama suatu daerah terletak pada persatuan dan kepedulian warganya.
Melalui kesempatan ini, keluarga besar Honandar – Sondak mengajak seluruh masyarakat Bitung untuk meninggalkan perbedaan yang memecah, dan bersama-sama membangun kehidupan yang damai, rukun, serta penuh kebersamaan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin ( umg : cartuby )

Social Header