BITUNG – Upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan lingkungan terus dilakukan di Kota Bitung. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, digelar kegiatan diskusi sekaligus penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian antara wilayah Sarkel dan Empang, yang berlangsung di Lorong Empang, Kelurahan Kakenturan Satu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bitung, Forsman F.T. Dandel, S.Sos, Kasatpol PP Kota Bitung, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Bitung, Camat Maesa Fatmawaty Soleman, SSTP, Kapolsek Maesa, Danramil 1310-01 Bitung, Ketua FKDM Kota Bitung, serta para lurah dari Kelurahan Bitung Timur, Bitung Tengah, dan Kakenturan Satu.
Selain unsur pemerintah dan aparat keamanan, kegiatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemuda dari komunitas Empang Bersatu, yang bersama-sama menyatakan komitmen kuat untuk menjaga kedamaian, mempererat tali persaudaraan, dan menolak segala bentuk konflik sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bitung menegaskan bahwa perdamaian merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus membangun komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun daerah.
“Melalui diskusi dan komitmen bersama ini, kita menunjukkan bahwa masyarakat Bitung mampu menjaga persatuan. Perdamaian adalah fondasi utama bagi pembangunan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, unsur TNI-Polri menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah, khususnya di Kecamatan Maesa.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai simbol tekad seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas wilayah Sarkel dan Empang, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan demi terciptanya Kota Bitung yang aman, damai, dan harmonis.
Firman. M

Social Header