Bitung – 24 februari 2026 - Sorotan tajam kini mengarah pada pelaksanaan program MBG di Kecamatan Maesa yang disebut-sebut hanya berjalan selama tiga hari.
Sejumlah warga mempertanyakan transparansi anggaran program tersebut. “Bu Dewan, mohon pencerahannya. Ini jatah MBG selama tiga hari di Kecamatan Maesa. Orang yang tidak sekolah saja bisa hitung, ini modalnya berapa?” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.
Tak hanya soal besaran anggaran, warga juga menyoroti dampak terhadap tenaga kerja yang dilibatkan, termasuk para juru masak dan pekerja pendukung lainnya yang kini disebut tidak lagi bekerja jika kondisi seperti ini terus berlanjut.
Masyarakat mendesak adanya penjelasan terbuka dari pihak terkait, terutama mengenai perhitungan biaya, keberlanjutan program, serta nasib para pekerja yang terdampak.
Jika benar program ini tidak berjalan maksimal, publik menilai perlu ada evaluasi menyeluruh agar anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Transparansi dan akuntabilitas kini menjadi tuntutan utama. Jangan sampai program yang seharusnya membantu justru menyisakan tanda tanya besar. (Red)

Social Header