Breaking News

https://youtu.be/baf3VlHdXto?si=XGJvc-8JiC3mj-OS

Bitung Darurat Kamtibmas! Polisi Ultimatum Warga: Acara Lewat Batas Waktu Akan Ditindak Tegas

BITUNG — Kepolisian kembali mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh masyarakat Kota Bitung. Aparat menegaskan, acara atau kegiatan apa pun yang melampaui batas waktu akan berujung penindakan tegas, menyusul maraknya kekacauan yang terus berulang di setiap kegiatan masyarakat.

Polisi menegaskan, pihaknya tidak pernah melarang masyarakat menggelar acara, namun aturan waktu adalah harga mati. Kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam bahkan subuh dinilai menjadi pemicu utama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Imbauan sudah berkali-kali disampaikan. Polisi tidak bosan-bosan mengingatkan. Acara boleh, tapi wajib patuh waktu. Jangan paksa kami bertindak karena pelanggaran terus diulang,” tegas aparat kepolisian.

Peringatan keras ini muncul karena Kota Bitung dinilai sudah masuk kategori rawan konflik. Hampir setiap kegiatan masyarakat yang tidak terkontrol waktunya, berakhir ricuh. Data lapangan menunjukkan pola yang berulang: baku tikam, tawuran antar kelompok (tarkam), hingga aksi brutal panah wayer.

Polisi menilai, kegiatan yang berlangsung larut malam sering kali dibarengi konsumsi minuman keras, emosi tak terkendali, dan lemahnya pengawasan panitia, sehingga menciptakan situasi berbahaya yang sulit dikendalikan.

“Fakta di lapangan jelas. Setiap acara yang lewat batas waktu, potensi kekerasan meningkat drastis. Korban berjatuhan, masyarakat resah, dan kota kembali mencekam,” ungkap sumber kepolisian.

Aparat menegaskan, kepentingan umum jauh lebih utama dibanding hiburan segelintir pihak. Tidak semua warga dapat menerima kebisingan, keramaian, dan risiko kriminal hingga dini hari.

Kepolisian juga memperingatkan panitia acara dan penanggung jawab kegiatan agar tidak bermain-main dengan izin. Jika ditemukan pelanggaran jam kegiatan, aparat tidak akan ragu untuk:

Membubarkan acara di tempat

Menindak penanggung jawab

Memproses hukum pihak yang memicu keributan

“Ini peringatan terakhir. Bitung tidak boleh terus jadi arena kekacauan. Aturan dibuat untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar,” tegas polisi.

Polisi mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan aparat lingkungan untuk ikut bertanggung jawab menjaga keamanan kota, bukan justru membiarkan kegiatan yang berujung petaka.

Kepolisian memastikan pengamanan akan diperketat. Siapa pun yang memicu keributan, membawa senjata tajam, atau melakukan kekerasan, akan ditindak tanpa kompromi.

“Jangan salahkan polisi jika bertindak tegas. Keamanan warga Bitung adalah prioritas utama,” tutup pernyataan kepolisian.
© Copyright 2022 - GARDA BHAYANGKARA