Breaking News

https://youtu.be/baf3VlHdXto?si=XGJvc-8JiC3mj-OS

Apel Hari Santri Nasional 2025 Pangkep


Pangkep - Gardabhayangkara.Biz.id,  Apel hari Santri nasional Tahun 2025 Kabupaten Pangkajene dan kepulauan dipusatkan di Lapangan Utama Pesantren Wisata Al-Qur'an (PWQ) Mujahidin Jl Poros Makassar Pare, Samalewa Bungoro pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Hari santri mengusung tema "Mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia," diikuti total 500 audience peserta para Santri dan Wali Santri Pesantren Wisata Al-Qur'an.

Bertindak selaku Pembina Apel adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan H. Muhammad Nur Halik, S.Sos., MA dengan Pemimpin Apel Ananda Alif Aulia Natsar, santri kelas 3 Aliyah Pesantren Wisata Al-Qur'an asal Pangkep dan Perwira Apel Ananda M. Abil Al Torid, santri kelas 3 Aliyah Pesantren Wisata Al-Qur'an asal Japing-japing Utara serta Pembawa Teks Pancasila Ananda M. Fachri Anugrah, santri kelas 1 Aliyah Pesantren Wisata Al-Qur'an asal Kabupaten Gowa.
Hadir para Kepala KUA Kecamatan Pangkajene dan Kepulauan beserta Staf, Penghulu dan Penyuluh, Pimpinan PWQ Ketua FKPP Kab Pangkep Dr KH M Nazwarulhaq, ΜΜ sekaligus pembaca doa, Ketua Yayasan Badan Wakaf Mujahidin, HM Ilyas Haerong, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Busyra, Abuya H. Shofiyullah Abdul Karim AlYamani, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah, Dr KH Nashrullah Bin Sapa, Lc, MA, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Muttaqin, Al-Ustadz Abu Dzar Alghifari, Para Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Kepala PAUDQ Nurul Falah Erna Ramadhaniah, Kepala PAUDQ Amanah Annisa, Ibu Mustika Masita Sulaeman, Kepala PAUDQ Besse Athirah, Ibu Andi Besse Athirah, para ASN dan PPPK lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep.

Para hadirin dan peserta apel disuguhkan dengan penampilan Seni Hadroh, Puisi Santri, Taekwondo x Gymnastic dari Santri PWQ yang mempesona dan memukau.

Dalam amanat menteri Agama Republik Indonesia Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA yang dibacakan kapan Kemenag Pangkep H. Muhammad Nur Halik, hari Santri tahun 2025, sebuah momentum yang selalu kita rayakan dengan penuh rasa cinta dan kebanggaan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur. 

"Sebagai wujud kepedulian negara, Kementerian Agama telah hadir langsung di Pesantren Al-Khoziny, bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap pesantren dan para santri," imbuhnya.

Dikatakan, penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" KH Hasyim Asy'ari yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia, berawal pecah peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan.

"Sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, negara menegaskan pengakuan dan penghargaan yang setara kepada pesantren sebagai lembaga yang khas Indonesia, Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomo 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang di dalamnya diatur Dana Abadi Pesantren," ungkapnya.

Dijelaskan, Pesantren dilibatkan dalam berbagai program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program Cek Kesehatan Gratis merupakan program yang sangat bersejarah.

"Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia, jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton," pesannya.

Menteri mengajak, marilah kita terus berjuang bersama untuk mengawal Indonesia yang merdeka ini menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban. Selamat Hari Santri 2025.

Sementara Pimpinan PWQ KH M Nazwarulhaq disampaikan bahwa pelaksanaan hari Santri di 9 titik pesantren kab Pangkep di sini dipusatkan dengan harapan mudah-mudahan pondok pesantren punya tempat di hati masyarakat Indonesia no hoax, tidak ada propaganda,  taat dan patuh sama ulama kita.( M.jafar )
© Copyright 2022 - GARDA BHAYANGKARA