Manado Sulut, Selasa 06 Januari 2026 – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui personel Pos TNI AL (Posal) Siau jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII Manado bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) dini hari.
Banjir bandang yang dipicu curah hujan tinggi sejak dini hari menyebabkan luapan air sungai, merendam permukiman warga, merusak rumah dan fasilitas umum, serta menimbulkan korban jiwa hingga 16 orang meninggal dunia, tiga hilang, dan ratusan warga mengungsi berdasarkan data terkini BNPB.
Menanggapi situasi darurat tersebut, personel Posal Siau langsung turun ke lokasi untuk melaksanakan operasi kemanusiaan, termasuk evakuasi warga terdampak, pembersihan lumpur dan puing-puing, serta pendistribusian bantuan logistik. Kodaeral VIII Manado juga menerjunkan tambahan personel untuk memperkuat upaya penanganan.
Personel TNI AL bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, TNI AD, Polri, serta relawan dalam percepatan pencarian korban hilang, evakuasi, dan pemulihan pascabencana.
Dankodaeral VIII Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AL dalam penanganan bencana ini merupakan wujud pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta kepedulian terhadap masyarakat di wilayah tanggung jawabnya.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan bahwa kehadiran TNI AL diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana alam seperti ini.
Penanganan bencana di Kepulauan Sitaro terus berlangsung intensif, dengan status tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sitaro selama 14 hari sejak 5 Januari 2026. TNI AL berkomitmen mendukung penuh upaya pemulihan bagi korban dan masyarakat terdampak.

Social Header